Flowers Tumblr Themes
Thought via Path

Sepenggal kisah seorang wanita muda yang harus menerima kenyataan pahit dalam perjalanan hidupnya. Lelaki yang disayanginya, yang telah menjadi tunangannya, yang beberapa bulan ke depan telah ditetapkan tanggal pernikahannya, ternyata ia pergi begitu saja meninggalkan dirinya hanya demi mengejar wanita lain.
Hebatnya wanita ini tidak bersedih, tidak menangis, tidak meratap-ratap, tidak kecewa, tidak sakit hati, tidak dendam, dan tidak bertindak yang aneh-aneh. Justru ia tulus ikhlas membiarkan lelaki tunangannya itu pergi.
Maka ketika seorang sahabat baiknya datang bertanya, “Mengapa engkau tidak bersedih hati dan kau biarkan dia pergi begitu saja untuk mengejar wanita lain?”
Maka wanita tersebut menjawab, “Mengapa aku harus bersedih hati? Aku hanya kehilangan seorang yang tidak mencintai diriku dengan tulus. Yang pantas bersedih hati itu adalah dia yang telah kehilangan orang yang benar-benar mencintainya. Mungkin Allah punya rencana lain untukku. Mungkin Dia sudah menentukan jodohku dengan orang yang akan lebih menyayangiku dengan tulus. Lagipula untuk apa memaksa seseorang yang sudah tidak mau menyayangiku? Dan kalaupun dia memang tercipta untukku, aku yakin dia akan kembali padaku. Sungguh Allah itu Maha Adil lagi Maha Mengetahui yang terbaik bagi hamba-hambaNya.” – Read on Path.

"Aku ingin mencintaimu dengan sederhana, dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu..
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana, dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada."
-(Sapardi Djoko Damono)
"Terbuat dari apakah anak laki-laki itu? Katak dan keong, dan ekor anjing kecil. Terbuat dari apakah anak perempuan itu? Gula dan rempah, dan semua yang menyenangkan."
-(J. O. Halliwell)
"Setiap langkah yang kita ambil, kita meninggalkan jejak kita sendiri."
-(John Lancaster Spalding)
"Seorang bayi adalah malaikat yang sayapnya semakin lemah seiring semakin kuat kakinya."
-(Peribahasa Prancis)
"Sejarah manusia selama sembilan bulan sebelum kelahirannya bisa jadi jauh lebih menarik dan berisi peristiwa-peristiwa yang lebih besar dibanding keseluruhan masa hidup selanjutnya."
-(Samuel Taylor Coleridge)